Showing posts with label musik. Show all posts
Showing posts with label musik. Show all posts

Nov 26, 2017

Sepedahan Sambil Mendengar Kompilasi Rock Indonesia Klasik

Minggu pagi kulepaskan penat dengan mancal sepeda. Untuk rute yang akan dilalui tidak kupikirkan sama sekali, artinya kuasa terserah pada tangan yang menggerakan stir. Sambil bersepeda kusetel lagu kompilasi rock indonesia 1968-1978 yang dirilis sekitar tahun 2011 oleh label negara barat (red. lupa). Album kompilasi ini berjudul Those Shocking Shaking Days yang berisi bermacam genre rock. Mulai dari rock klasik, psikedelik, rock progresif hingga lagu daerah yang diaransemen dengan musik cadas.
Oke, akhirnya setelah persiapan usai aku segera mem-play mp3 player yang sudah uzur yang sudah berisi album kompilasi dengan daya baterai alkalin aaa.
1. Panbers  Haai
Nomor pertama diberikan oleh Panbers, yang dimotori oleh almarhum Benny Panjaitan yang beberapa waktu yang lalu berpulang, semoga dilancarkan jalannya ke surga. Album pertama Panbers tidak berisi lagu-lagu mellow dan cengeng tapi juga berisi lagu-lagu cadas, salah satunya lagi Haai ini. Lagu yang menurut Benny Panjaitan adalah berisi tentang sapaan kepada musisi dunia lain, sebut saja beatles, rolling stones dan led zeppelin. Lagu ini tidak hanya diisi oleh alat musik mainstream tapi juga ada sentuhan sitar pada reff yang serasa dibawa ke tanah hindustan.
2. The Brims  Anti Ganja
Lagu psikedelik ini sarat akan pesan untuk menjauhi obat-obatan terlarang. Sebenarnya lagu ini sangat cocok didengarkan ketika dalam posisi high begitu testimoni dari pendengar di luar negeri. Namun, apa daya personil yang kesemuanya adalah anggotan Brimob tentu saja sangat melarang penggunaan obat-obatan tersebut. Sirine atau teriakan dan ketukan drum yang sangat cepat dan rapat menjadikan lagu ini sangat high diikuti dengan lirik yang berpesan menjauhi ganja. Boleh dibilang lagu ini sangat paradoks seperti judul album Isyana Sarasvati baru-baru ini. Klimaks lagu ini pada saat personil berteriak tidak karuan sambil mengeja gandja. G-A-N-D-J-A.
3. Rollies  Bad News
Bangun Sugito almarhum atau yang lebih dikenal sebagai Gito Rollies adalah yang memberi warna musik funk pada band Rollies. Beliau diakhir hayatnya lebih banyak disibukkan dengan kegiatan keagamaan serta belakon di berbagai film dan sinetron. Alasan beliau untuk rehat dari dunia musik bukan karena menganggap musik haram. Namun, lebih merasa kehidupan di musik sangat banyak sekali mudaratnya. Sebut saja obat-obatan, dunia malam dan serbuan fans yang bisa membuat takabur. Selain itu pernah saya membaca curhatan seorang penikmat musik yang tidak mau mendengarkan musik karena bisa membuat lupa waktu. Lagu ini sangat funky mengingatkan pada James Brown.
4. Shark Move – Evil War
Lirik yang sangat bagus berpesan tentang kejahatan perang dengan irama yang menyenangkan. Sajian melodi yang ritme yang mengalir begitu saja menjadikan lagu ini begitu nikmat. Irama musik pada lagu ini mengingatkan pada lagu wish you were here nya Pink Floyd. Begitu progresif, ceria padahal liriknya terkandung begitu memilukan. Durasi hampir 6 menit tidak begitu terasa karena sajian lagu yang sangat menghibur.
5. Golden Wing  Hear Me
Irama yang sangat teratur dan kadang-kadang keluar dari garis menjadikan lagu ini begitu mengiris perasaan pendengar. Vokalis juga sangat berperan dalam menghidupkan suasana lagu. Menjadikan lagu ini begitu hidup dan terasa dekat. Ketukan drum yang sangat teratur dan kadang meloncat-loncat seakan menambah pilu lagu ini.
6. AKA  Do What You Like
Ucok AKA, sosok rocker yang sangat treatikal ini mengingatkan kita pada Peter Gabielnya Genesis yang sangat treatikal. Rambut kribonya mengingatkan pada Jimi Hendrix sosok musisi yang harus puas diangka 27. Rasanya sulit mencari padaan Ucok AKA untuk 2 abad ini seperti sulitnya mencari sosok Bung Karno. Pesan lagu ini begitu baik, lakukan apa yang kamu suka. Pesan itu seperti mengingatkan pada kita untuk bersenang-senang yang menjadikan kita awet muda. Jangan tanya irama, ritme serta melodi pada lagu ini ikuti saja tanpa peduli sekitar. Do What You Like!
7. Ivos Group  That Shocking Shaking Day
Irama lembut, suara vokalis yang mendayu-dayu membuat saya lupa kalau saya sedang melewati jalan beraspal sempit. Seakan saya dibawa menuju ke padang rumput yang luas lengkap dengan danau yang luas serta buah anggur yang sudah tersaji dipiring. Begitu lembut dan menyenangkan lagu ini membuat siapapun jadi sejenak lupa akan masalah. Lagu ini juga yang menjadikan album kompilasi ini ada. Bila ingin menikmati sejenak dunia yang fana ini putas saja lagu ini kuat-kuat dan resapi musik dan lirik lagu ini pelan-pelan, niscaya akan ada perasaan yang menyenangkan.
8. Ariesta Birawa Group  Didunia Yang Lain
Bagi penggemar ejaan yang telah disempurnakan tak perlu membenarkan ejaan judul lagu ini. Karena lagu ini dirilis sebelum ada revisi eyd, sehingga tulisannya seperti itu. Lagu yang begitu singkat ini diisi dengan intro yang kalem dan menentramkan. Lirik yang sangat meneduhkan juga menambah suasana hening. Bunyi-bunyian perkusi entah gendang entah tabla entah drum juga begitu menyenangkan membuat ritme hidup,
9. Terenchem  Jeritan Cinta
Intro yang menyayat hati dan pikiran, ditambah suasana pilu yang mendalam pada lirik menjadikan lagu ini pas. Pas sebagai lagu galau, namun tidak cengeng, karena musiknya yang sangat aduhai dengan ketukan drum yang meledak-ledak. Ditambah dengan ketukan keyboard dan petikan gitar yang menyayat-sayat. Setelah mendengarkan lagu ini saya menjadi sadar mengapa kepala negara ketujuh begitu mencinta musik rock. Sebagai catatan grup ini berasal dari Surakarta.
10. Benny Soebardja And Lizard  Candle Light
Suasana romantis mana lagi yang mengalahkan suasana kencan dengan candle light. Begitu juga dengan Benny Soebardja yang menangkap fenomena ini dan menuangkan pada sebuah logu yang begitu apik dan sarat makna ini. Untuk musiknya jangan khawatir musik elegan dengan paduan irama yang pas menjadikan suasana romantis. Ditambah suara lembut dari vokalisnya menjadikan keromantisan pada lagu ini paripurna.
Akhirnya sampai juga aku di pasar, tempat transaksi yang pada hari minggu begitu ramai dan padat. Delman lengkap dengan kuda menambah suasana tradisional menjadi lengkap. Setelah itu kulanjutkan kukayuh sepedaku ke jalan besar yang begitu ramai kendaraan besar hilir mudik. Sementara itu mp3 playerku masih saja bernyanyi dan mengajakku untuk tak menghiraukan suasana jalan yang ramai.
11. Super Kid  People
Trio asal kota kembang ini begitu apik membawakan lagu ini. Terlebih dengan irama keyboard yang sangat berirama menjadikan kesan mendalam. Suara vokalis yang sangat mendalam juga menjadikan lagu ini begitu kuat. Suara vokalis latar yang saling bersautan menambah kuat lagu ini. Jangan lupakan ketukan drum dan cabikan bass yang begitu kompak mengatur tempo. Rasanya saya sangat berterimakasih dengan Deddy Dores, Deddy Stanzah dan Jolly Tobing untuk sajian people yang sangat memukau. Semoga dibalaskan kebaikan kepada mereka bertiga.
12. Koes Plus  Mobil Tua
Kasmuri menambah daya gedor pada koes bersaudara sehingga memaksa ketiga saudara untuk mengubah grup menjadi Koes Plus. Suara Kasmuri ditambah dengan ketukannya pada drum yang sangat rancak mengingatkan saya pada drummer eagles yang piawai menggebuk drum sembari menyanyi. Suasana mirip musik melayu atau dangdut menjadikan lagu ini begitu merakyat. Ditambah dengan lirik yang bercerita tentang mobil tua menjadikan merakyatnya lagu ini paripurna.
Di depanku terpampang jalanan menanjak yang tadi kulewati begitu lancar karena tadi sewaktu berangkat jalan itu menurun. Tanpa pikir panjang kubelokkan saja ke jalanan yang lebih landai. Tak apa berputar sedikit asal tidak harus menanjak begitu miring.
13. The Gang of Harry Roesli  Dont Talk About Freedom
Lagu yang sedikit berlirik seakan menyempurnakan tema pada lagu ini. Jangan bicara tentang kemerdekaan pada orde itu, begitulah pesan yang ingin disampaikan oleh almarhum Harry Roesli. Sosok seniman ultra nyentrik ini sewaktu muda saja sudah begitu keras mengkritik pemerintah. Apalagi waktu beliau beranjak tua, tidak sedikitpun menyerah dengan kondisi politik. Beliau pernah ditangkap karena mengganti lirik lagu garuda pancasila secara sembarangan di tempat almarhum Gus Dur. Rasanya sulit mencari pengganti sosok nyentrik ini terlebih untuk sekarang sudah jarang seniman yang berani secara ekstrim dalam mengkritik pemerintah. Sosoknya mengingatkan pada sosok Soe Hok Gie yang tak pernah puas dengan pemerintah.
14. Black Brothers  Saman Doye
Siapa bilang lagu daerah tidak bisa secadas dan semenarik lagu barat maupun berlirik Indonesia. Black Brothers kumpulan orang-orang papua langsung membuktikan dengan menyanyikan lagu Saman Doye. Lagu berbahasa daerah yang sangat memukau dengan irama yang sangat cadas dan menghentak. Musiknya serasa mengajak untuk bergoyang, suara tawa yang terkadang terdengar menambah suasana bahagia. Bahkan, untuk yang tidak mengerti arti lirik ini akan dengan mudah menikmati suasana gembira pada lagu ini.
15. AKA  Shake Me
Rasanya memang tidak perlu kemunafikan untuk bicara bahwa hasrat seksual adalah keinginan yang menggebu pada manusia. Begitulah fenomena yang ditangkap oleh Ucok AKA Harahap almarhum. Begitu apik beliau berpesan pada lagu ini, untuk menjauhi obat-obatan dan bergembira dalam cinta. Ucok dalam lagu ini seolah bicara pada ketiga personil lainnya. Irama dari alat musik yang sangat pas juga menambah suasana bahagia pada lagu ini. Oleh sebab itu tidaklah salah memasukkan dua lagu AKA dalam kompilasi lagu ini.
16. Rasela  Pemain Bola
Sepakbola, judi, gol adalah hal yang disukai dari orang-orang negara ini. Saya pernah menonton film yang bercerita bahwa ada dua hal yang membuat orang suka sepakbola. Pertama karena pertandingan sepakbola begitu seru dan memacu adrenalin. Sedangkan, yang kedua menyebutkan bahwa judi sepakbola sama mendebarkan dengan bermain sepakbola. Rasanya hal tersebut yang ditangkap oleh Rasela, bermain bola sampai capek. Lirik yang berbunyi bola ditendang, penjaga gawang, jatuh terjengkang, gol seolah begitu dekat dengan kita. Bagaimana tidak sepakbola adalah olahraga yang sangat dekat dengan rakyat. Bahkan dengan modal kaleng bekas minuman saja bisa dijadikan bola untuk bermain sepakbola.
17. Freedom of Rhapsodia  Freedom
Berkebalikan dengan lagu Harry Roesli, lirik lagu ini bercerita tentang seseorang yang ingin merdeka dan terbang bagai burung. Menyingung pemerintah rasanya sudah sangat nyeni, begitupun dengan grup ini. Entah bagaimana lagu ini bisa lolos oleh orde waktu itu yang sangat ketat. Untuk irama lagu begitu merdeka, bagaimana tidak bunyi-bunyian yang seenaknya dimainkan pada lagu ini.
18. Rythm Kings  The Promise
Irama yang sangat gembira tersaji pada lagu ini, sayangnya pada menit pertama detik kedua puluh tiga saya sampai di rumah sehingga saya tidak bisa menikmati lagu ini secara utuh.
Sebenarnya ada dua lagu lagi yaitu Uang oleh Duo Kribo dan Pantun Lama oleh Murry (sebelum bergabung dengan Koes Plus). Namun, karena aku sudah sampai rumah sehingga aku tak melanjutkan lagunya. Akhirnya perjalanan sekitar 15 km harus kusudahi dan sekarang saatnya kumenulis rincian perjalan yang melalui jalan rusak, mulus, turunan tajam dan tanjakan.

Jul 16, 2015

Marcel - Mau dibawa Kemana 🎧 🎧 🎧

https://www.youtube.com/watch?v=XqN5LREQlns



marcel mengcover lagu armada yang berjudul mau dibawa kemana

sungguh sanggat cacthy dan ngejazz banget

Apr 16, 2014

Jazz Nuansa Kalem Namun tidak Cengeng

Setelah sempat sibuk mendengarkan Progressive rock, beberapa hari ini aku mulai mencari genre musik yang baru. Bukan karena bosan atau lainnya, tetapi karena aku ingin susana yang baru. Hmmm, bicara soal jazz, maka selalu akan kuingat tentang irama-irama yang sangat lembut untuk didengarkan. Apalagi jazz dari Big brass band, Big brass band sendiri merupakan suatu komposisi dalam jazz yang biasanya terdiri dari sekitar 10-25 orang yang memainkan alat musik tiup saxophone, trumpet, trombone, dan juga alat musik pukul berupa drum ditambah melodi apik dari piano. Salah satu contoh Big brass band yang sering kudengar adalah dari Louis AmstrongPrima.






Selain dari Big brass band, aku juga sering mendengarkan subgenre  Fussion/Jazz rock seperti Dewa Budjana, Indra Lesmana maupun Balawan dengan beat-beat yang kencang dan dengan irama yang menggebu-gebu. Selain itu tak lupa juga aku mendengarkan saudara Jazz dan Blues yaitu Soul. Biasanya sih aku mendengarkan Etta James.






Bicara mengenai Balawan, beliau adalah sosok gitaris Fussion yang sudah kelas internasional, bagaimana tidak Balawan mampu membuat gitar layaknya suara piano dengan metode tapping, mungkin untuk ulasan Balawan akan kutulis di artikel tersendiri

Nah, selain itu seperti yang pernah ku-posting sebelumnya ada salah satu Vokalis jazz asal Indonesia yang menyanyikan sebuah lagu tradisional karya salah satu musisi klasik Indonesia yaitu lagu Bengawan Solo ciptaan Maestro Gesang.





Feb 26, 2014

Saatnya Progressive Rock

Kalau boleh dibilang aku adalah menikmat musik yang ga begitu pemilih, sejak dari kecil aku suka beranekaragam genre musik. Mulai dari lagu religi yang dibawakan oleh Hadad Alwi dan Sulis sampai lagu daerah yang biasa dibawakan ketika bermain. Waktu SMP pun aku ga begitu pemilih, lagu-lagu dari band-band yang terkenal waktu itu seperti Sheila on 7, Dewa, Radja dan Jamrud yang setiap hari sering kudengarkan baik dari TV, Radio maupun dari kaset. SMA, ya boleh dibilang ketika masa inilah aku mulai pemilih. Karena waktu SMA lagi maraknya yang namanya parade band Punk Rock maka lagu-lagu yang sering kudengarkan ga jauh-jauh dari Greenday, Blink 182, Superman is Dead, Endank Soekamti dan System of a Down. Bahkan pada masa itu sempat aku bermain musik, ya cuman nge-jam2 biasa sih dan tak lupa membawakan lagu-lagu dari musisi Punk Rock. Masa kuliah aku kembali bebas dalam memilih lagu dari lagu Pop yang mainstream, Melayu yang mendayu-dayu, Metal yang melengking, Rock yang keras dan Jazz yang kalem. Namun, beberapa bulan belakangan ini aku sedang iseng-iseng aja streaming lagu di Youtube yaitu video tentang sebuah acara yang sangat keren waktu itu RadioShow TvOne (2011-2012) dan Konser yang kuputar adalah musik dari Band Discus. Awalnya aku aneh aja ada musik yang begitu aneh dengan menggabungkan berbagai genre.



[caption id="" align="aligncenter" width="250"] Personil Discus[/caption]

Namun, lama-kelamaan aku mulai menikmatinya, apalagi lagunya juga keren abis. Kemudian, aku mencari informasi sebenarnya ini band apa, dan setelah beberapa waktu akhirnya aku mendapatkan pencerahan ternyata ini adalah band Progressive Rock (biasa disebut Prog Rock) dg subgenre Avant Grade. Dari situlah aku mulai mencari-cari band-band lain yang bergenre Prog Rock. Prog Rock sendiri merupakan genre yang menonjolkan unsur skill masing-masing personil, dengan melodi-melodi yang panjang dan terkadang mencampurkan beberapa genre dalam lagunya. Akhirnya aku jatuh hati dengan Band yang bernama Pink Floyd terlebih dengan Album konsepnya yang melegendaris yaitu The Dark Side of the Moon, yang membuatku kagum dengan Album ini adalah transformasi tiap lagu hampir tidak ada, boleh dibilang mirip sebuah medley. Kemudian, aku juga mencari album lain dari Pink Floyd dan yang membuatku jatuh hati untuk kedua kalinya dengan Band ini adalah Album Konsep yang Berjudul Wish You Were Here, mengapa aku jatuh hati ya sama halnya dengan album The Dark Side of the Moon album ini mirip medley, selain itu juga dalam sesi rekaman di Abbey Road (studio yang biasa digunakan Beatles) Mantan personil mereka yaitu Syd Barrett muncul dengan badan yang gemuk dan kepala plontos karena ketergantungan dg LSD (obat psikedelik yang membuat pikiran jadi linglung dalam jumlah banyak).



[caption id="" align="aligncenter" width="220"] Cover Album The Dark Side of the Moon[/caption]

Setelah dari Pink Floyd aku mencari-cari musisi Prog yang lain, dan akhirnya aku jatuh hati dengan sebuah Band yang dari dekade 70an sampai sekarang masih eksis, Band tersebut bernama Rush, ya mendengar pertama kali cukup simple dan sederhana nama Band ini. Namun ketiga personilnya (Neil Peart, Geddy Lee dan Alex Lifeson) begitu powerfull walaupun sudah uzur hal itu dapat dilihat dari Video Konser mereka dengan judul Rush in Rio. Walaupun hanya 3 orang namun jika kita tidak melihat penampilan mereka (hanya mendengarkan saja) kita akan berkata bahwa yang main ini ada 4-6 orang. Ya memang penampilan mereka sungguh memukau hanya dengan 3 orang dapat membuat meriah dan ramai suasana apalagi Bassist sekaligus Vokalis Mereka (Geddy Lee) bermain 2 instrumen yaitu Bass sebagai instrumen utama dan Keyboard pada part-part tertentu. Dari sekian banyak album Rush yang begitu membuatku jatuh hati adalah album Moving Pictures dan di album inilah banyak single mereka yang menjadi Hits yaitu Tom Shawyer, YYZ, Red Barchetta, bahkan YYZ menjadi salah satu dalam playlist game Guitar Hero.



[caption id="" align="aligncenter" width="220"] Cover Album Moving Pictures[/caption]

Selain band-band dari Barat aku juga mencari-cari musisi lokal, ternyata pada dekade 70-80an di Indonesia menjamur musisi-musisi dengan genre Prog Rock. Seperti Guruh Gipsy yang mencampurkan etnik bali dengan Rock, Abbhama band besutan Iwan Madjid yang penuh melodik dan petikan keyboard, Giant Step band Prog dengan lagu berbeat kencang, Harry Roesli dengan album Titik Api yang memadukan etnik dengan rock, juga ada God Bless album Cermin yang begitu megah dalam penggarapannya. Memang tak dapat dipungkiri masa-masa British Invasion yang berimbas pada maraknya tren di inggris yang merambak ke dunia. Begitupun dengan Indonesia, ketika dekade 70an di Inggris marak dengan genre Art Rock yang kemudian lebih dikenal dengan Prog Rock, di Indonesia juga mulai bermunculan musisi-musisi Prog Rock. Untuk saat ini musisi Prog Rock Indonesia memilih jalur Indie seperti Discus, Pendulum, Jeje GuitarAddict dkk.

May 23, 2013

Selera Musik di Last.fm

Selera musik saya berdasarkan dilast.fm adalah :

I'm into rock, pop, indonesian, female vocalists and indonesia, including:
The Offspring, Taylor Swift, The Cranberries, The Beatles, Jamrud, Ramones, Bon Jovi, Avril Lavigne, John Lennon, Scorpions, Nancy Ajram, 2NE1, Maher Zain, Deep Purple, Roxette, Evanescence, Journey, Rage Against the Machine, Air Supply, Homicide, Edane, Ebiet G. Ade, D'lloyd, Tantowi Yahya, SISTAR19 씨스타19, Irfan Makki feat. Maher Zain.

Check out my music taste: http://www.last.fm/user/febjoki
Untitled

Feb 24, 2013

Sierra Penyanyi Jazz yg peduli dengan Budaya

[caption id="attachment_496" align="aligncenter" width="300"]Sierra Sotedjo Sierra Sotedjo[/caption]

Keroncong?

mungkin itulah klo kamu ditanya tentang keroncong, musik Indonesia yang berakar dari lagu latin. Mengapa ya anak muda Indonesia banyak yg ga ngerti tentang keroncong, padahal lagu ini boleh dibilang genre nasionalnya Indonesia sama dengan hip hop di amerika, house dance di rumania dsb. Mungkin karena kita terlalu suka yang berbau luar negeri dan kurang begitu peduli dengan budaya lokal kita. Klo gitu ga heran lah kalo beberapa tahun belakangan ini banyak kebudayaan kita dicaplok negara tetangga






Sierra saat menyanyikan bengawan solo di Ngayogjazz 22 Nov 2011

Nah siapa sih sierra, Sierra (lengkapnya sierra soetedjo) adalah penyanyi Jazz yang sekolah vokal di australia, dia bisa disebut singer jazz yang bener2 ngejazz dan catchy bener dan. Nah pada kesempatan itu 22 Nov 2011 sierra didaulat untuk menyanyikan lagu bengawan solo karya Maestro Gesang. Katanya sih dia agak canggung karena ga pernah bawain. Tapi overal penampilannya cukup memukau penonton disana.

Sekarang seorang lulusan sekolah vokal aussie saja mau menyanyikan lagu keroncong, terus kapan kita akan menirunya. Hanya dirimulah yang bisa menjawabnya.
Lirik


Bengawan Solo // Riwayatmu ini //
Sedari dulu jadi... //Perhatian insani//
Musim kemarau // Tak seberapa airmu //
Dimusim hujan air.. //Meluap sampai jauh//
Mata airmu dari Solo // Terkurung gunung seribu //
Air meluap sampai jauh //Dan akhirnya ke laut//
Itu perahu // Riwayatnya dulu //
Kaum pedagang selalu... //Naik itu perahu//

Feb 4, 2013

Bluegrass : Mengkover lagu Rock dengan Irama Old West

Oke deh udah berhari-hari ini lagi seneng banget dengerin irama Lagu bernuansa bluegrass yaitu lagu dengan alunan gitar, biola dan banjo yang sangat old west banget. Tapi bluegrass yg kudengarin tidak semata-mata bluegrass biasa tapi merupakan bluegrass yang mengkover lagu-lagu rock era 80-90an yang menjadi legend salah satunya adalah Gun n Roses yang dibawain oleh Iron Horse dengan judul "Iron Horse -  Take Me Home - The Bluegrass Tribute To Gun n Roses"

bluegrass gun n  roses

klo boleh dibilang nih musik easy going banget pas didengerin,serasa hidup di old west yang keras. Kayaknya kurang lengkap deh klo ga ada video buat sampelnya.

Silahkan dinikmati deh







bahkan recently play track di last fm juga ikut-ikutan nge-Bluegrass
Untitled

Mar 20, 2012

Mr. Mohatsing : Dimana Nugie Mendapatkan Jiwa Baru dalam Bermusik

Mohatsing pertama kali mendengarnya serasa aneh dan apa sih ini, tapi kalo kita tau kalo Mohatsing adalah suatu Band Nugie yang beriramakan Funk yang mungkin di Indonesia sangat jarang ada band yang menggunakan genre ini. Funk yang pernah ada di Indonesia adalah Funky Kopral. Oke deh Mohatsing mungkin ini yang bisa disebut jiwa baru bagi Nugie karena seperti yang kita tahu kalo waktu kemunculan Nugie yang pertama kali dia bersolo karir dengan alunan tembang yang santai tentang sekeliling dia seperti tembang 'Pembuat Teh' ataupun 'Burung gereja' tentu akan sangat berbeda bila kita mendengar warna musik Mohatsing yang membawa kita bergoyang serasa kita sedang melakukan disco. Kemudian Nugie juga ada project 'The Dance Company' dimana project tersebut irama musik terasa terasa rock 'n roll dan sangatlah apik dibawakan oleh pentolan musisi-musisi yang berkelas di Indonesia. Kembali lagi ke Mohatsing mungkin dengan melihat videonya kita semua bisa mengerti bagaimana revolusi jiwa Nugie.

Feb 16, 2012

Lagu Kocak Banyumasan

Lagi iseng-iseng sih main-main ke Youtube, eh kok tiba-tiba saya menemukan lagu yang kocak dengan judul 'Udan Barat'. Lagu ini berasal dari daerah banyumasan karena terlihat bahasa jawanya sedikit aneh ditelinga saya karena Logat Jawa banyumasan memang berbeda dengan logat jawa pada daerah lainnya. Berikut merupakan videonya

Jun 4, 2011

[Video] Reuni by Rocket Rockers, jadi Inget SMA

Dua hari yang lalu Rocket Rockers ngeluncurin video klip dan juga single mereka yang baru dengan judul Reuni. Rencananya sih mereka mau ngeluarin album. Kalo Gw liat video ini Gw jadi inget masa-masa SMA karena yang pernah SMA pada tau kan kalo SMA tu msa yang paling indah banget ngalahin masa-masa lainnya. Dalam video ini diceitakan bahwa class 1999 sedang reuni dan disela2 kedatangan masing2 personil Rocket Rockers dibumbui dengan tingkah polah mereka waktu SMA, duh bener2 unik deh nih video. Pokoknya yang belum nonton pada nonton deh. Diakhir cerita diadain sesi foto dan ada tulisan to be continued alias bersambung. kalo kayak gitu jadi ga sabar nunggu sambungannya.







Selamat menikmati dah

Feb 7, 2011

Trivia seputar Slank

Bagi para slankers nih aku kasih trivia seputar slank, langsung aja cekidot :

- Hampir 90% lagu-lagu Slank diciptakan oleh Bimbim.
- Ketika Bimbim di operasi, Slank tetap bermain di acara on air di televisi tanpa Bimbim. Dan Bimbim, menonton teman-temannya bermain dari televisi.
- Menurut Ivan, Abdee pernah menendang sampai terjatuh ampli dan head nya karena kesal terhadap sound gitar nya yang tidak sesuai dengan yang diinginkannya.
- Abdee dan Ivan berasal dari satu band yaitu Flash. Dan Ivan lah yang merekomendasikan Abdee untuk mengisi kepergian Reynold yang hengkang di tahun 1996