Apr 21, 2015

[Review] Castaway from the Moon (2009)



http://www.imdb.com/title/tt1499666/

cerita ttg Kim (cowok) yg terdampar di pulau tengah sungai dekat kota yg susah buat ke kota terus dia betah bersahabat pena sama Kim (cewek) yg phobia sama keramain sehingga kerjaannya ngurung diri di kamar dan moto2 tempat sepi.

out of the box mah nih film, biasanya orang terdampar klo ga di pulau terpencil, eh ini malah di pinggiran kota yg meranin juga kocak, obsesinya sama mie jamur hitam juga bikin ngakak terus2an

6.5/10

Apr 19, 2015

[Review] Dance of Reality (2013)



http://www.imdb.com/title/tt2301592/

ttg masa kecil Alejandro Jodorowsky di chilli, bapaknya yg obses banget jadiin si ale jadi laki banget & temen2 yg bully dia karena berbeda

seperti pada film Alejandro Jodorowsky kebanyakan surealis banget nih film, banyak simbol, scene aneh2, dan bisa dibilang 'come back' nya karena udah 20-an th ga jd sutradara film

7.5/10

Apr 18, 2015

[Review] Kroyokan Film

After.Life (2009)
Cerita ttg orang2 yg diklaim mati dan dimake up dulu pdahal sebenarnya.........
Ceritanya lumayan bikin bingung, twistnya juga dapet.

7/10

A Long Way Down (2014)
Cerita ringan, ttg orang2 stress yg pingin loncat gedung.
ceritanya sangat ringan, sampai2 ga perlu mikir buat nikmatin nih film,

6/10

Pi (1998)
ceritanya ttg seseorang yg mencari persamaan matematika
ceritanya futuristik, sampai2 ga nyangka klo ini film lumayan lama

7,5/10

Enemy (2013)
ceritanya ttg dosen yg punya dopleganger seorang aktor figuran
ceritanya bikin bingung, banyak ditemukan simbol, buat tau endingnya sampai harus googling

7,5/10

Hot Fuzz (2007)
ceritanya ttg polisi yg sangat bagus kerjanya di london, karena itu dia ditugaskan di kota kecil
ceritanya seru, banyak twist, aksinya kek nonton batboy II

7,5/10

Apr 5, 2015

[Review] PK (2014)

http://www.imdb.com/title/tt2338151/
mv5bmtyzote2njkxn15bml5banbnxkftztgwmdgzmtg0mze-_v1_sy1000_cr006891000_al_
sinopsis : ceritanya ttg alien yg turun ke bumi, trus remot pemanggil kapal ruang angkasa yg berbentuk kalung dicuri orang & dijual di new delhi. Trus krn si alien ini ga bisa bahasa bumi dan kebiasaan bumi jadinya dia susah dapetin tuh kalung. trus setelah beberapa bulan dia udah bisa bahasa bumi trus dia ke delhi buat nyari remotnya. Yang akhirnya sama org2 hanya Tuhan yg bisa bantu. Karena di dunianya ga ada yg namanya agama dia jadi bingung sendiri antara nemuin Tuhan dan Remotnya

review : filmnya keren, tapi inget ya klo nonton nih film harus dengan pikiran yg terbuka ttg agama, soalnya isunya yg diangkat difilm ini cenderung sensitif. Klo filmnya bener2 kocak dan menyentil penonton terutama ttg beberapa orang yg fanatik thd tokoh agama tertentu. Karena ada beberapa oknum tokoh agama yg ga tulus buat nyampein agama, malah dia bisnis berkedok agama. aktingnya juga bener2 bagus emang pas yg meranin aliennya si aamir khan, cuman emang penampilan bodynya aja yg ga begitu pas, masak orang aneh gitu bodynya keker

8,7/10

Dec 28, 2014

[Review] The Interview -2014-



http://www.imdb.com/title/tt2788710/

Ceritanya ttg dua org jurnalis yg berkesempatan mewawancarai kim jong un di korut. Namunmereka dpt misi khusus buat ngebunuh kim jong un. Filmnya lumayan bikin perut sakit, krn baanyak adegan konyol , terutama pas wawancaranya pokoknyaa pada nonton dah pasti seru

Rating : 7/10

Sep 28, 2014

Misuhlah pada Tempatnya

Beberapa waktu yang lalu sempat heboh berita tentang seseorang yang berkata kurang mengenakkan dimedia sosial, sampai-sampai dilaporkab kepada pihak berwajib. Hal ini bisa disebabkan karena faktor emosi yang berlebihan, yang ditumpahkan dengan curhat namun dengan kata-kata yang kurang baik(kata-kata kotor/umpatan).

Jadi sebenarnya boleh apa tidak sih mengumpat itu?

Kalau saya pribadi sih cenderung untuk berkata boleh asal daam situasi dan kondisi yang tepat. Lalu kapan situasi dan kondisi yang tepat itu? Jawabannya tentu tergantung diri masing-masing. Namun, bagi saya pribadi yang tepat adalah diwaktu kita sendirian  tidak ada seseorang disekitar kita, atau di lingkungan orang-orang yang biasa mengumpat atau mendengar umpatan. Juga perlu diingat untuk mengumpat dengan tujuan yang jelas, misalkan kita emosi karena jalan berlubang, maka mengumpatlah pada dinas yang bertugas membangun jalan, bukan mengumpat pada orang lain, yang ada malah nanti kita
yang kena umpat balik.

Jadi mau mengumpat ata tidak itu dikembalikan pada pribadi masing-masing. Tapi kalau mau mengumpat selalu perhatikan tujuan dan pilih kata yang tepat untuk mengumpat agar tidak mnjadi kerugian dikemudian hari.

Apr 20, 2014

Kopi dan Gaya Hidup



Hampir dari kita pasti tahu tentang kopi, bahkan oleh beberapa orang kopi adalah gaya hidup. Ya gaya hidup, Kopi minuman yang ditemukan dan berasal dari ethiopia ini merupakan salah satu minuman favorit dari kalangan bawah hingga kalangan atas. Cara pengolahannya pun beranekaragam, ada yang hanya diseduh, ada yang dibakar dulu biji kopinya, difermentasi biji kopinya, dan ada yg pengolahannya sangat rumit (mis. Cappucino). Tempat untuk minum kopipun beranekaragam, ada yang di kedai kopi, lesehan, cafe bahkan di restoran mahal khas hotel bintang 5. Berbicara mengenai warung kopi kita tak lepas dengan namanya ngobrol bebas tanpa batas, disebut tanpa batas karena memang tidak ada dinding pembatas antara yang kaya dan yang miskin di warung kopi. Obrolannya pun beranekaragam, ada yang bicara kehidupan sehai-hari, curhat masalah hidup, ekonomi hingga perpolitikan. Ya, boleh dibilang kopi merupakan sahabat dikala kita ngobrol tanpa batas. Dan akhir kata kopi tetaplah kopi, namun dengan teman kopi kita bisa mendapat banyak teman dan banyak obrolan

Apr 17, 2014

Philosoraptor in Real Life

Dear Diary,

Hari ini aku lagi jalan2 aja di facebook, eh nemu sesuatu yg ga asing lagi di dunia per-meme-an


mirip ga sama ini


pasti yg dah main di 1cak atau di 9gag udah ga asing sama meme yg ini
ya meme ini bernama philosoraptor, sebuah meme yg menggambarkan tentang keraguan

source : http://1cak.com/557888

Apr 16, 2014

Jazz Nuansa Kalem Namun tidak Cengeng

Setelah sempat sibuk mendengarkan Progressive rock, beberapa hari ini aku mulai mencari genre musik yang baru. Bukan karena bosan atau lainnya, tetapi karena aku ingin susana yang baru. Hmmm, bicara soal jazz, maka selalu akan kuingat tentang irama-irama yang sangat lembut untuk didengarkan. Apalagi jazz dari Big brass band, Big brass band sendiri merupakan suatu komposisi dalam jazz yang biasanya terdiri dari sekitar 10-25 orang yang memainkan alat musik tiup saxophone, trumpet, trombone, dan juga alat musik pukul berupa drum ditambah melodi apik dari piano. Salah satu contoh Big brass band yang sering kudengar adalah dari Louis AmstrongPrima.






Selain dari Big brass band, aku juga sering mendengarkan subgenre  Fussion/Jazz rock seperti Dewa Budjana, Indra Lesmana maupun Balawan dengan beat-beat yang kencang dan dengan irama yang menggebu-gebu. Selain itu tak lupa juga aku mendengarkan saudara Jazz dan Blues yaitu Soul. Biasanya sih aku mendengarkan Etta James.






Bicara mengenai Balawan, beliau adalah sosok gitaris Fussion yang sudah kelas internasional, bagaimana tidak Balawan mampu membuat gitar layaknya suara piano dengan metode tapping, mungkin untuk ulasan Balawan akan kutulis di artikel tersendiri

Nah, selain itu seperti yang pernah ku-posting sebelumnya ada salah satu Vokalis jazz asal Indonesia yang menyanyikan sebuah lagu tradisional karya salah satu musisi klasik Indonesia yaitu lagu Bengawan Solo ciptaan Maestro Gesang.





Feb 26, 2014

Saatnya Progressive Rock

Kalau boleh dibilang aku adalah menikmat musik yang ga begitu pemilih, sejak dari kecil aku suka beranekaragam genre musik. Mulai dari lagu religi yang dibawakan oleh Hadad Alwi dan Sulis sampai lagu daerah yang biasa dibawakan ketika bermain. Waktu SMP pun aku ga begitu pemilih, lagu-lagu dari band-band yang terkenal waktu itu seperti Sheila on 7, Dewa, Radja dan Jamrud yang setiap hari sering kudengarkan baik dari TV, Radio maupun dari kaset. SMA, ya boleh dibilang ketika masa inilah aku mulai pemilih. Karena waktu SMA lagi maraknya yang namanya parade band Punk Rock maka lagu-lagu yang sering kudengarkan ga jauh-jauh dari Greenday, Blink 182, Superman is Dead, Endank Soekamti dan System of a Down. Bahkan pada masa itu sempat aku bermain musik, ya cuman nge-jam2 biasa sih dan tak lupa membawakan lagu-lagu dari musisi Punk Rock. Masa kuliah aku kembali bebas dalam memilih lagu dari lagu Pop yang mainstream, Melayu yang mendayu-dayu, Metal yang melengking, Rock yang keras dan Jazz yang kalem. Namun, beberapa bulan belakangan ini aku sedang iseng-iseng aja streaming lagu di Youtube yaitu video tentang sebuah acara yang sangat keren waktu itu RadioShow TvOne (2011-2012) dan Konser yang kuputar adalah musik dari Band Discus. Awalnya aku aneh aja ada musik yang begitu aneh dengan menggabungkan berbagai genre.



[caption id="" align="aligncenter" width="250"] Personil Discus[/caption]

Namun, lama-kelamaan aku mulai menikmatinya, apalagi lagunya juga keren abis. Kemudian, aku mencari informasi sebenarnya ini band apa, dan setelah beberapa waktu akhirnya aku mendapatkan pencerahan ternyata ini adalah band Progressive Rock (biasa disebut Prog Rock) dg subgenre Avant Grade. Dari situlah aku mulai mencari-cari band-band lain yang bergenre Prog Rock. Prog Rock sendiri merupakan genre yang menonjolkan unsur skill masing-masing personil, dengan melodi-melodi yang panjang dan terkadang mencampurkan beberapa genre dalam lagunya. Akhirnya aku jatuh hati dengan Band yang bernama Pink Floyd terlebih dengan Album konsepnya yang melegendaris yaitu The Dark Side of the Moon, yang membuatku kagum dengan Album ini adalah transformasi tiap lagu hampir tidak ada, boleh dibilang mirip sebuah medley. Kemudian, aku juga mencari album lain dari Pink Floyd dan yang membuatku jatuh hati untuk kedua kalinya dengan Band ini adalah Album Konsep yang Berjudul Wish You Were Here, mengapa aku jatuh hati ya sama halnya dengan album The Dark Side of the Moon album ini mirip medley, selain itu juga dalam sesi rekaman di Abbey Road (studio yang biasa digunakan Beatles) Mantan personil mereka yaitu Syd Barrett muncul dengan badan yang gemuk dan kepala plontos karena ketergantungan dg LSD (obat psikedelik yang membuat pikiran jadi linglung dalam jumlah banyak).



[caption id="" align="aligncenter" width="220"] Cover Album The Dark Side of the Moon[/caption]

Setelah dari Pink Floyd aku mencari-cari musisi Prog yang lain, dan akhirnya aku jatuh hati dengan sebuah Band yang dari dekade 70an sampai sekarang masih eksis, Band tersebut bernama Rush, ya mendengar pertama kali cukup simple dan sederhana nama Band ini. Namun ketiga personilnya (Neil Peart, Geddy Lee dan Alex Lifeson) begitu powerfull walaupun sudah uzur hal itu dapat dilihat dari Video Konser mereka dengan judul Rush in Rio. Walaupun hanya 3 orang namun jika kita tidak melihat penampilan mereka (hanya mendengarkan saja) kita akan berkata bahwa yang main ini ada 4-6 orang. Ya memang penampilan mereka sungguh memukau hanya dengan 3 orang dapat membuat meriah dan ramai suasana apalagi Bassist sekaligus Vokalis Mereka (Geddy Lee) bermain 2 instrumen yaitu Bass sebagai instrumen utama dan Keyboard pada part-part tertentu. Dari sekian banyak album Rush yang begitu membuatku jatuh hati adalah album Moving Pictures dan di album inilah banyak single mereka yang menjadi Hits yaitu Tom Shawyer, YYZ, Red Barchetta, bahkan YYZ menjadi salah satu dalam playlist game Guitar Hero.



[caption id="" align="aligncenter" width="220"] Cover Album Moving Pictures[/caption]

Selain band-band dari Barat aku juga mencari-cari musisi lokal, ternyata pada dekade 70-80an di Indonesia menjamur musisi-musisi dengan genre Prog Rock. Seperti Guruh Gipsy yang mencampurkan etnik bali dengan Rock, Abbhama band besutan Iwan Madjid yang penuh melodik dan petikan keyboard, Giant Step band Prog dengan lagu berbeat kencang, Harry Roesli dengan album Titik Api yang memadukan etnik dengan rock, juga ada God Bless album Cermin yang begitu megah dalam penggarapannya. Memang tak dapat dipungkiri masa-masa British Invasion yang berimbas pada maraknya tren di inggris yang merambak ke dunia. Begitupun dengan Indonesia, ketika dekade 70an di Inggris marak dengan genre Art Rock yang kemudian lebih dikenal dengan Prog Rock, di Indonesia juga mulai bermunculan musisi-musisi Prog Rock. Untuk saat ini musisi Prog Rock Indonesia memilih jalur Indie seperti Discus, Pendulum, Jeje GuitarAddict dkk.